Tips Menghitung Keuangan Untuk yang Berencana Membeli Rumah di Jakarta

Banyak orang yang tertarik tinggal di Jakarta karena berbagai macam alasan. Kota ini menjadi pusatnya bisnis. Maka, banyak orang dari berbagai macam daerah yang tinggal di Jakarta karena memiliki pekerjaan di kota ini. Hal inilah yang membuat banyak orang mencari rumah di kota metropolitan, meskipun harga rumah di Jakarta terkenal mahal. Jika Anda juga berniat membeli rumah di kota ini, sebaiknya Anda hitung dulu keuangannya. Dengan begitu, Anda bisa membeli rumah dengan mudah tanpa masalah sesuai dengan kemampuan yang Anda miliki.


Tips Menghitung Keuangan Untuk Beli Rumah di Jakarta

1. Alokasikan 30% Gaji untuk Biaya Membeli Rumah

Anda harus secara rutin menyisihkan 30% dari pendapatan untuk ditabung guna membeli rumah. Anda harus melakukannya dengan konsisten tak peduli apapun kebutuhan Anda pada bulan tersebut. Anda harus pandai mengelola uang sebesar 70% dari gaji untuk biaya sehari-hari seperti untuk makan, biaya transportasi ataupun komunikasi.

2. Melakukan Investasi

Selain menabung dalam bentuk uang di bank, Anda juga bisa ikut melakukan investasi. Sebab, uang Anda bisa bertambah dengan cepat bila melakukan investasi ini. Akan tetapi, dalam memilih jenis investasi harus berhati-hati. Pastikan memilih yang aman dan minim resiko. Contohnya ialah reksa dana pasar uang dan emas.

3. Membuat Rekening Khusus

Jika Anda berkeinginan membeli rumah, Anda bisa membuat rekening khusus untuk mengumpulkan uang DP rumah. Jika uang tercampur dalam satu rekening bank, Anda akan kesulitan untuk mengelolanya. Bisa jadi, uang yang direncanakan untuk membeli rumah ikut terpakai untuk biaya konsumsi karena ada pada satu rekening.

Untuk menghindari hal inilah sebaiknya antara uang tabungan dengan uang kebutuhan sehari-hari dipisah saja. Lalu, Anda bisa melakukan autodebet secara otomatis. Jadi, begitu Anda menerima gaji, uang sejumlah sekian akan langsung ditransfer ke nomor rekening lainnya.

4. Pilih Lokasi yang Tepat

Lokasi rumah di Jakarta akan berpengaruh terhadap harga. Rumah di lokasi yang strategis akan jauh lebih mahal dibandingkan dengan rumah yang lokasinya berada di daerah pinggiran kota. Anda harus mencari rumah yang harganya sesuai dengan uang tabungan Anda. Selain itu, pertimbangkan juga jumlah cicilan rumah apabila Anda membeli rumah secara kredit. Jangan sampai besarnya cicilan rumah tidak bisa dicover karena terlalu besar. Jadi, pertimbangkan pendapatan atau gaji bulanan juga.

5. Disiplin

Kemudian, tips dalam mengumpulkan uang untuk membeli rumah di Jakarta ialah Anda harus disiplin. Komitmen yang tinggi untuk terus menabung harus dipegang teguh. Jangan sampai Anda berhenti di tengah jalan sebelum apa yang menjadi tujuannya tercapai. Jika uang untuk DP rumah tidak segera terkumpul, salah satu alternatif untuk cepat bisa membeli rumah ialah mencicil DP. Namun, dalam menentukan keputusan ini harus hati-hati. Sebaiknya Anda tidak memiliki cicilan apapun di luar cicilan DP ini.

6. Sabar

Selain memiliki komitmen yang tinggi, Anda juga harus bersikap sabar. Memang perlu waktu untuk mencapai nominal tertentu. Di sini, kesabaran Anda diuji. Jalani saja prosesnya dengan sabar, sedikit demi sedikit uang akan terkumpul. Kemudian, Anda bisa menggunakan uang itu untuk membeli rumah.

7. Kelola Pengeluaran dengan Tepat

Mulai sekarang, jangan mudah untuk mengeluarkan uang. Anda harus mulai pintar mengelola keuangan supaya tujuan membeli rumah segera terwujud. Jangan habiskan uang untuk membeli barang-barang yang tidak terlalu penting. Anda harus bisa membedakan mana yang merupakan kebutuhan primer, sekunder dan tersier sehingga tidak akan boros.

Sebelum melakukan transaksi jual beli rumah, Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait rumah yang akan dibeli. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari karena adanya suatu informasi yang tidak Anda ketahui.